APARTEMEN THE JARRDIN CIHAMPELAS BANDUNG

THE JARRDIN APARTEMEN CIHAMPELAS BANDUNG
Hasil gambar untuk Apartemen Jarrdin Bandung
Jl. Cihampelas, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131, Indonesia

  NASTARI PROPERTINDO

PENGELOLAAN SEWA & JUAL
APARTEMEN THE JARRDIN CIHAMPELAS BANDUNG
SOLUSI ANDA

MENGELOLA / MENJUAL / MENYEWAKAN  
APARTEMEN THE JARRDIN CIHAMPELAS BANDUNG
 
Harian /  Bulanan / Tahunan
Furnish / Unfurnish

catatan: stock unit.. tergantung ketersediaan sewaktu pemesanan 

Untuk Info , Reservasi dan Pemesanan bisa Hubungi:

0813 2275 1558 (Phone & WA )



Apartemen Jarrdin Bandung

The Jarrdin adalah sebuah apartemen dengan konsep Rusunami (Rumah Susun Sederhana Milik). Tidak ada waktu untuk bosan ketika tinggal di the Jarrdin karena apartemen ini dekat dengan pusat-pusat pembelanjaan terbaik di kota Bandung, Cihampelas Walk (Ciwalk), Paris Van Java, Bandung Indah Plaza. Hunian ini hanya berjarak 700 meter dari kampus ITB dan 300 meter dari kampus STBA serta dekat dengan Universitas Parahyangan. Selain dari itu, The Jarrdin juga hanya berjarak menit dari Rumah Sakit Advent.

The Jarrdin juga memiliki akses yang mudah bagi penghuninya, karena dekat dengan pintu tol Pasteur, stasiun kereta Bandung Kota, dan bandar udara Husein Sastranegara.

Apartemen ini menawarkan pilihan tipe studio, satu, dua, dan tiga kamar sehingga apartemen ini cocok bagi berbagai kalangan. Selain itu, apartemen ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti kolam renang dewasa dan anak-anak, restoran, laundri, lahan parkir serta keamanan 24 jam.

Dengan fasilitas lengkap dan akses yang mudah, dapatkan gaya hidup modern yang Anda inginkan. The Jarrdin merupakan apartemen dengan harga low end dan cocok bagi pelajar, pasangan muda, keluarga maupun warga negara asing.

Fasilitas

  • Broadband Internet
  • Cafe
  • Jogging Track
  • Laundry
  • Mini Mart
  • Parking Lot
  • Security
  • Swimming Pool
  • Tennis Court
Pengembang PT Kagum Karya Husada
Luas Tanah12000 m2
Jumlah Unit2444 unit
Lantai24
Kondisi GedungReady for occupancy

APARTEMEN THE JARRDIN CIHAMPELAS BANDUNG
 Satu-satunya hunian vertikal paling ditengah kota Bandung. Terletak di kawasan Cihampelas yang berdekatan sekali dengan shopping Arcade Ciwalk. Very srtategic location & very big opportunity. 
- Pengembang ,
  P.T. KAGUM KARYA HUSADA
- Konsep , 
  Hunian dan Komersial.
- Luas Lahan,
  Kurang lebih 1,2 HA.
- Konsep Tower,
  Terdiri dari 4 Tower dengan total 2444 unit.
- Jumlah Lantai ,
  23 lantai.
- Sertifikat,
  Strata title Hak Milik.
- View,
  > Utara-Tangkuban Perahu
  > Barat-Pasteur, Cipaganti 
  > Timur-ITB Bandung
  > Selatan-Ciwalk, Gedung Sate.
- Fasilitas,
 1) Swimming pool
 2) Food Court
 3) Laundry Service
 4) TV Cable
5) Internet service
6) Security 24 Hours.


Untuk melihat benefit yang bisa anda dapatkan silahkan klik disini

Nomer-nomer Izin the Jarrdin @ CIhampelas

Nomer-nomer perizinan :
  1. No IPPT : 503.648.1/619/bppt
  2. No TPKRD : 648/1985_bappeda
  3. Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 177/2000 
  4. Akta Jual Beli No.72/1977, tanggal 28-04-1977
  5. Keterangan Notaris No. 11/Not/1/2010, Notaris : Elisa Kurniati, SH, MH 
  6. Garis Rencana Tehnik Tata Ruang Kota : 503.648.1/DT-IPPT-0517/DISTARCIP/III/2010
  7. No. IMB : 503.648.1/1851/ BPPT

TENTANG APARTEMEN THE JARRDIN CIHAMPELAS BANDUNG
&
FASILITAS APARTEMEN THE JARRDIN CIHAMPELAS BANDUNG

– Fasilitas Apartment  Jarrdin Cihampelas –

Berikut adalah beberapa fasilitas umum yang telah terdapat di dalam apartemen Jarrdin Cihampelas dari sejak berhasil diserahterimakan secara umum:

1) Swimming Pool
      
   wave4

Apartemen Jarrdin Cihampelas memilki 2 buah Swimming pool tepat diantara 2 tower, masing-masing dengan ukuran semi Olympic pool. Terdapat 2 buah kategori untuk Swimming pool ini dimana satu diperuntukan untuk dewasa sedangkan satu lagi tentu bagi anak-anak. Kedalaman kolam renang untuk dewasa mengikuti rata-rata apartemen-apartemen yang umum dijumpai yakni hanya sedalam 1,5 meter saja untuk menjaga savety mengingat kemampuan berenang setiap indvidu berbeda dan tidak terdapatnya savety Guard.
Kolam khusus anak-anak yang tersedia di setting dengan kedalaman 30 – 60 cm saja. manjakan diri anda bersama orang-orang terdekat anda ataupun bersama keluraga untuk dapat menikmati fasilitas yang telah disediakan khususnya bagi penghuni.


2) Restaurant / Tempat makan
1218784888676400555geant_pictogram_restaurant.svg.hi             dinner-plate     
Di dalam apartemen Jarrdin kini telah tersedia beberapa tempat makan seperti Restarurant padang, Bakery shop, dsb. Dan tentu saja apabila semua itu masih kurang lengkap, anda tinggal selangkah keluar karena lokasi yang berdekatan dengan Shopping Arcade Cihampelas.
Tersedia juga berupa stand Minuman Kesehatan berupa AMK ( Air Mata Kucing ) yang berkhasiat untuk mencegah dan mengobati panas dalam, menyegarkan dan meredakan Batuk, serta pelepas dahaga yang nikmat dikonsumsi kapan saja. Kunjungi Booth AMK yang khusus terletak di Tower A Jarrdin Cihampelas.
POSTER AMK ORI  DEPAN BAWAH 1 CUP  Edit           AMK ORI logo



3) Laundry Service
         S701-20090717132156

Untuk memenuhi standar ketentuan dari developer mengenai hasil cucian baju yang tidak boleh terpampang jelas di daerah balkoni, maka fasilitas laundry / binatu sudah tersedia di area Lobby tower-tower Apt Jarrdin Cihampelas dan bisa anda temui dengan mudah.



4) Parking Area
     

Apartemen Jarrdin Cihampelas memiliki parking Area sebanyak 3 lantai Basement di lokasi Apt Jarrdin Cihampelas khusus penghuni. Bagi para tamu atau pengunjung tetap dapat menempati parking area yang masih available sesuai dengan tarif parking yang berlaku.


5) Lain-lain
DSC_0254_JB_JB

DSC_0251_JB_JB  DSC_0260_JB_JB
DSC_0264_JB_JB  DSC_0266_JB_JB
DSC_0269_JB_JB
( Pasopati Views – Bandung City )
Apartemen Jarrdin Cihampelas memiliki posisi yang ideal dan tepat di tengah-tengah Kota Bandung. Anda dapat memandang keindahan berbagai penjuru dan sudut-sudut kota Bandung tepat dari lantai-lantai atas unit The Jarrdin Cihampelas ditemani dengan aliran udara yang dingin khas Bandung Utara menjelang malam hari.

BcsqeKLCYAA5VGD



6)  Fasilitas diluar Lokasi Apartemen
SONY DSC ciwalk01 (1) cihampelas-walk-ciwalk  pohon-di-ciwalk-bandung
java
bip

Lokasi Apartemen Jarrdin Cihampelas sangatlah strategis. Anda dapat menemukan pusat-pusat pembelanjaan terbaik di kota Bandung yakni :
– Cihampelas Shopping Arcade ( Ciwalk )
– Paris Van Java Shopping Arcade
– Bandung Indah Plaza ( BIP )


7) Fasilitas-fasilitas tambahan :
jarrdin_bandung_com

– Lokasi dekat dengan Bandara Husein Sastranegara
– Lokasi dekat dengan Akses Pintu Tol Pasteur
– Lokasi dekat dengan stasiun Kereta Bandung Kota
– Lokasi dekat dengan Travel-travel terkemuka ( X Trans, Daytrans, Cipaganti Travel, dll )
– Lokasi terdapat berbagai Rute angkutan kota termasuk Taxi 24 jam dsb.
– Lokasi dekat dengan kampus-kampus terkemuka ( ITB, UNPAR, STBA, dsb )
– Lokasi dekat dengan layanan publik seperti Rumah Sakit Advent, Kantor Pos, dll.


DENAH & TIPE THE JARRDIN CIHAMPELAS BANDUNG


Keterangan :

        Tipe 18,5 SQM di design dengan ukuran kamar yang paling minimalis diantara semua tipe unit yang ada dan termasuk di dalam kategori unit Studio. Sangat cocok bagi pelajar yang hendak melanjutkan studi di kawasan Bandung utara ataupun bagi anda yang masih single. Selain harganya cukup terjangkau unit ini juga sudah dilengkapi dengan kamar mandi utama dan dapur sebagai pelengkap kebutuhan mendasar.

Tersedia Sewa kamar untuk Tipe ini.


*Rate Sewa update per Juni 2015:
Non Furnish:
- Per Month Rp.1.000.000,-

Full Furnish:
- Per Daily Rp.350.000,-
- Per Month Rp.2.500.000,-
- Per Year - Make a deal with owners.

Tipe 24 SQM

 

klik pada gambar untuk memperbesar
Keterangan :

      Tipe 24 SQM merupakan kategori unit studio yang hampir persis dengan ukuran ideal kamar perhotelan. Bagi anda yang ingin tinggal bersama pasangan anda ataupun hanya untuk disinggahi sementara waktu maka unit sangatlah cocok untuk dijadikan alternatif pilihan. Unit ini sudah dilengkapi dengan kamar mandi dan dapur sebagai pelengkap dasar hunian.

Tersedia Sewa kamar untuk Tipe ini.


*Rate Sewa update per Juni 2015:
Non Furnish:
- Per Month Rp.1.500.000,-

Full Furnish:
- Per Daily Rp.450.000,-
- Per Month Rp.3.500.000,-
- Per Year - Make a deal with owners.

Tipe 33 SQM

 

klik pada gambar untuk memperbesar

Keterangan :

      Tipe 33 SQM masuk di dalam tipe yang memiliki 2 kamar tidur dan merupakan unit yang paling banyak tersedia diantara tipe unit lainnya di The Jarrdin @ Cihampelas. Dilengkapi dengan ruang tamu, balkoni, dapur, dan kamar mandi sebagai pelengkap dasar bagi anda yang ingin berkumpul bersama keluarga di hari libur ataupun hendak menjalankan aktifitas sehari-harinya.

Tersedia Sewa kamar untuk Tipe ini.


*Rate Sewa update per Juni 2015:
Non Furnish:
- Per Month Rp.2.000.000,-  s/d  Rp.2.500.000,-

Full Furnish:
- Per Daily Rp.500.000,-
- Per Month Rp.4.500.000,-
- Per Year - Make a deal with owners.

Tipe 40 SQM

 

klik pada gambar untuk memperbesar


Keterangan :


    Tipe 40 SQM terdiri dari 2 kamar tidur lengkap dengan kamar mandi dan ruang tamu. Mempunyai balkon yang langsung diakses dari kamar tidur utama. Dengan nuansa jendela yang bisa melihat ke kedua arah sudut pandang membuat tipe 40 SQM ini menjadi pilihan utama karena letaknya yang berada di area corner setiap tower.

Tipe 66 Family Suite




klik pada gambar untuk memperbesar


Keterangan :

Tipe 66 family suite merupakan inovasi baru dari sebuah design yang menggabungkan 2 kamar dengan ukuran tipe 33 SQM digabungkan dengan tipe 33 SQM. Dilengkapi dengan 1 kamar utama yang lebih lega dengan kamar mandi pribadi serta 2 kamar tidur lainnya lengkap dengan ruang tamu, area dapur serta tempat makan, 2 balkoni, dan kamar mandi di area ruang tamu. Diciptakan hanya bagi anda yang suka dengan keleluasaan dan ketinggian yang memukau. Sebuah penawaran spesial bagi anda yang tidak ingin mengeluarkan bugdet lagi dalam menyusun interior ruangan karena pada tipe 66 family suite ini sudah dilengkapi dengan interior pelengkap kebutuhan anda sehari-hari dengan keluarga.


Apartemen Studio Anda Terasa Sempit? Ikuti Tips Berikut...

KOMPAS.com — Apartemen satu ruangan, atau yang lebih sering dikenal dengan nama studio, sebenarnya menyimpan berbagai kemungkinan dekorasi. Sayangnya, cara penataan atau settingyang kurang tepat justru membuat ruangan apartemen terasa penuh sesak.
Tidak hanya apartemen studio, rumah berkonsepopen space juga punya berbagai kemungkinan dekorasi. Tentu, ukuran antara apartemen studio dan rumah berkonsep open space menjadi pembeda keduanya.
Berikut ini beberapa tips penataan apartemen studio, yang ringkas dan efisien. Tinggal di studio bisa lebih seru karena Anda tetap dapat melakukan dan mengadakan berbagai kegiatan di dalamnya.
1. Rencanakanlah skema warna yang kohesif. Usahakan mata Anda tidak terganggu ketika melihat ruangan sebagai satu kesatuan. Jika warna berada dalam satu kesatuan harmoni, ruang akan lebih rapi, bersih, dan menyatu.
2. Pertimbangkan furnitur yang mendukung ruangan. Untuk memastikan hal tersebut, Anda bisa menetapkan hanya satu jenis furnitur. Misalnya, pilih furnitur kayu untuk kursi dan meja makan, sofa, serta kursi dan meja kerja. Namun, Anda juga bisa menggabungkan beberapa gaya dan membuat tampilan ekletik.
3. Tempatkan pencahayaan pada beberapa titik dengan ketinggian berbeda. Berikan dinamika pada pencahayaan. Salah satu caranya, gunakan lampu gantung untuk memberikan pembeda antara satu area dengan area lain. Lampu gantung yang menggantung rendah di atas meja makan atau area di ruang keluarga cenderung membuat suasana lebih intim.
4. Alih-alih membagi ruangan dengan partisi atau barang-barang berukuran besar, gunakan “area rugs” atau karpet-karpet besar sebagai pembagi fungsi ruangan. Anda juga bisa mengombinasikan karpet berukuran besar dengan karpet berukuran lebih kecil.
5. Jika harus membagi ruangan dengan partisi, pastikan tidak masif dan membuat ruangan terasa semakin padat. Gunakan rak buku terbuka untuk memberikan kesan terpisah, tetapi Anda tetap dapat melihat ke “ruangan” berikutnya. Gorden juga bisa Anda manfaatkan sebagai “partisi lembut” yang mampu memberikan privasi seketika.
6. Pertimbangkan lokasi penyimpanan. Manfaatkan lokasi-lokasi seperti dinding, bagian bawah meja, atau bagian bawah tempat tidur sebaik mungkin sebagai tempat penyimpanan barang.
7. Selain menyediakan tempat menyimpan barang, memastikan barang-barang Anda dapat berpindah dengan mudah juga langkah yang tepat. Sofa, rak, bahkan tempat tidur dengan roda mampu memudahkan Anda memindahkan furnitur tersebut dalam waktu singkat.
8. Selain menggunakan furnitur yang dilengkapi dengan roda, Anda juga bisa menggunakan furnitur berfungsi ganda. Misalnya, tempat tidur yang dapat dilipat menjadi sofa, serta tempat tidur tersembunyi dalam lemari.

Harga Material Naik, Pengembang Tunda Proyek Baru

MAKASSAR, KOMPAS.com- Sejumlah pengembang yang tergabung dalam asosiasi REI Sulawesi Selatan memutuskan untuk menunda pengembangan proyek baru. Hal ini terkait dengan kenaikan harga beberapa komponen material seperti pasir, bata merah, dan keramik akibat perubahan tarif BBM.
Pasca kenaikan BBM, harga material yang menggunakan jasa pengangkutan seperti pasir menjadi Rp 370.000 per bak (rit) dari sebelumnya Rp 350.000 per bak (rit). Harga keramik standar mencapai Rp 40.000 per meter persegi dari sebelumnya Rp 35.000/m2, dan harga bata merah dari Rp 350 menjadi Rp 450 per buah. Sementara kenaikan harga semen tidak terlalu signifikan hanya sekitar Rp 1.000 hingga Rp 1.500 menjadi Rp 41.000 per zak dari sebelumnya Rp 40.000 per zak.
Sekretaris DPD REI Sulawesi Selatan, Muhammad Arief Mone, mengatakan, para pengembang memilih untuk menuntaskan penjualan dan pembangunan proyek-proyek lama dengan harga jual baru, ketimbang melansir proyek baru. Itu pun dengan penerapan mekanisme diskonto.
"Masa tunda bisa 3 hingga 5 bulan lamanya. Kami mengalami dilema. Tidak mungkin bertahan dengan harga lama di satu sisi. Namun, di sisi lain jika menaikkan harga jual, kemampuan pasar untuk menyerap produk kami sangat rendah," ungkap Arief kepada Kompas.com, Rabu (10/7/2013).
Secara umum, lanjut Arief, sektor laju pertumbuhan properti di Sulawesi Selatan, terutama sektor perumahan cenderung melambat. Segmen pasar rumah yang paling terkena dampak kenaikan harga beberapa komponen material tersebut adalah kelas bersubsidi.
"Teman-teman pengembang rumah bersubsidi harus memutar otak dan melakukan terobosan supaya dapat berproduksi. Sementara Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) belum menyetujui usulan kami untuk menaikkan harga jual rumah bersubsidi dari Rp 88 juta per unit menjadi 10 sampai 15 persen lebih tinggi," imbuh Arief.

Membeli Apartemen Lebih Untung Ketimbang Menyewa?

KOMPAS.com - Ternyata, mencicil unit apartemen akan lebih murah dan menguntungkan daripada hanya menyewanya. Apalagi, jika Anda pintar memilih apartemen murah di Jakarta, seperti di bawah harga Rp 500 juta.
Apartemen merupakan salah satu tempat tinggal pilihan yang saat ini paling pas dan banyak digemari oleh masyarakat, khususnya bagi orang-orang produktif dan bekerja di Jakarta. Tinggal di apartemen pun dianggap lebih praktis karena terhindar dari kemacetan lalu lintas yang semakin hari kian akut. Namun, karena harganya yang terus melambung, banyak orang memutuskan untuk menyewa saja.
Seperti, Rizki Nurdiansyah Saputra (26), salah satu penyewa unit apartemen di bilangan Jakarta Barat ini. Ia mengaku, tinggal di apartemen dekat dengan tempat kerja memang menguntungkan.
"Saya hanya tinggal berjalan kaki menuju kantor. Tidak sampai 20 menit malahan," ungkap dokter muda yang bekerja di klinik kampus Trisakti ini.
Tak perlu khawatir soal fasilitas, Rizki menambahkan, semua kebutuhan sehari-hari sudah ada dan komplit, mulai dari makan, pakaian, temat nongkrong, bioskop, sampai perpustakaan.
"Ini enaknya tinggal di apartemen," katanya.
Mahalnya harga sewa
Tinggal di apartemen memang menyenangkan dengan segala fasilitas, ditambah dekat dengan tempat bekerja. Namun, menurut Rizki, harga sewa yang ditawarkan terlalu mahal, ditambah biaya-biaya lain, seperti listrik dan service charge.
"Perbulannya Rp1,8 juta, biaya listrik bisa Rp 300 ribu," ungkapnya yang menempati unit tipe 2bedroom ini.
Belum lagi biaya service charge per bulannya yang ditanggung oleh penyewa, kurang lebih berkisar Rp 500 ribu. Jika dihitung-hitung, total pengeluaran Rizki saat menyewa sebesar Rp 2,6 juta per bulan. Berbeda jika biaya perbulan tersebut digunakan untuk mencicil apartemen murah.
Memang, pengeluaran agak lebih besar sedikit. Namun, unit apartemen itu akan menjadi hak milik Anda dan juga bisa menjadi investasi jangka panjang. Padahal, jika harga per unit apartemen Rp 300 juta dan membeli dengan cara mencicil, biaya per bulannya dikenakan sebesar Rp 2.710.000. Tidak jauh berbeda dengan harga sewa perbulan, kan?
Tambahan:
Penjelasan dari media kompas diatas apabila saya tinjau dari perspektif yang sama maka akan mendapat kesimpulan yang sama apabila pilihan investasi anda pun tertuju pada kawasan kota Bandung yang kini pun mengalami pertumbuhan yang cukup significant. Terlihat dari padatnya kota apabila dikunjungi khususnya pada hari libur. Bahkan pada hari kerja normal, kini kota Bandung tak lepas dari kemacetan. Hal ini karena kurang lebih penduduk kota Bandung kini kian didominasi oleh pendatang dari luar kota yang bahkan betah tinggal di kota ini. Pilihan hunian pun dilayangkan bagi mereka yang hendak menetap. Salah satunya yang paling tepat ialah dengan memilih properti hunian dalam bentuk Apartemen. Terakhir, selamat menentukan pilihan investasi anda.

Harga BBM naik, Daya beli masyarakat turun. *Dampaknya ialah.. "Harga Properti naik"




JAKARTA, KOMPAS.com
 — Kepala Ekonom Danareksa Sekuritas Purbaya Yudhisadewa mengatakan, pemerintah harus mewaspadai daya beli masyarakat yang turun akibat rencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebentar lagi. Sebab, rencana menaikkan harga BBM bersubsidi ini akan menimbulkan kenaikan inflasi hingga 7,5 persen secara tahunan.

Asumsinya, setiap kenaikan harga BBM 10 persen, akan menimbulkan tambahan inflasi 0,7 bps. Jika pemerintah jadi menaikkan harga BBM bersubsidi untuk premium Rp 2.000 per liter dan solar Rp 1.000 per liter, ada asumsi inflasi bertambah menjadi 2,5 pada akhir tahun.

Adapun target inflasi pemerintah di akhir tahun ini sekitar 4,9 persen sehingga kemungkinan inflasi bisa mencapai sekitar 7,5 persen di 2013. "Tentu ini (kenaikan harga BBM bersubsidi) pasti ada dampak, khususnya terhadap daya beli masyarakat. Biasanya setiap harga BBM naik, ekonomi cenderung stagnan dalam 6-9 bulan ke depan," kata Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Perekonomian Jakarta, Selasa (14/5/2013).

Saat ini, kekhawatiran terhadap inflasi yang melonjak akan menjadi fokus pemerintah dan Bank Indonesia untuk bisa menjaga inflasi sesuai targetnya. Sebab, bagaimanapun, pemerintah telah mengantisipasi kenaikan harga BBM bersubsidi ini dengan mewaspadai kenaikan harga bahan pangan di segala sisi.

"Jika inflasi sekitar 7,5 persen, BI pasti merespons akan menaikkan suku bunga acuan BI (BI Rate). Namun, saya tidak tahu kapan BI akan mengubah BI Rate-nya," lanjutnya. Saat ini pun, pemerintah juga masih gamang untuk menaikkan harga BBM bersubsidi, termasuk dalam sisi waktu yang tepat. Sebab, dalam dua bulan ini, risiko inflasi semakin tinggi akibat ada liburan panjang sekolah, rencana puasa Ramadhan, dan jelang Lebaran.

Editor :

Bambang Priyo Jatmiko





Bukan "Bubble", Melainkan "Over Value"...



JAKARTA, KOMPAS.com
 - Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda kembali menegaskan, bahwa melejitnya pembangunan proyek-proyek properti beberapa tahun terakhir tidak menjurus pada kondisi bubble(gelembung), melainkan over value. Terdapat perbedaan yang prinsip dalam penyampaian kedua istilah tersebut.

Dalam siaran persnya Ali mengatakan, ada beberapa hal mendasar yang diyakini tidak akan memberikan dampak bubble di Indonesia. Menurut dia, pasar properti di Indonesia mengalami kenaikan permintaan dan pertumbuhan harga yang tinggi lebih dikarenakan siklus alamiah properti sedang dalam tren naik.

Pada 2009, siklus properti Indonesia memasuki tahap percepatan dan diperkirakan tahun 2013 mencapai titik tertinggi dengan kemungkinan terjadinya perlambatan pasar. Perlambatan tersebut telah dirasakan memasuki awal tahun 2013, yaitu dengan mulai melambatnya pertumbuhan harga dan berkurangnya proyek-proyek baru yang dibangun relatif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tingginya peningkatan KPR juga merupakan gambaran tingginya permintaan pasar konsumen, khususnya end user.

"Karena sebesar 75 persen pengguna KPR merupakan end user, sehingga pasar konsumen relatif lebih nyata dibandingkan pasar investor yang merupakan pasar semu," kata Ali di Jakarta, Selasa (14/5/2013).

Namun demikian, aktifitas pasar investor dirasakan mulai melambat. Peranan konsumen investor sangat mempengaruhi peningkatan pasar properti yang tinggi. Namun, memasuki tahun 2013, pasar relatif sudah menunjukkan kejenuhan karena harga telah terlalu tinggi. 

"Dan, yang terjadi adalah over value, bukan bubble. Harga yang terlalu tinggi di pasar primer menyebabkan tidak terjadinya keseimbangan pasar wajar, karena harga di pasar sekunder ternyata lebih rendah," ujarnya.

Ali mengatakan, over value terjadi bila harga di pasar primer dibandingkan harga sekunder mengalami perbedaan 15 persen sampai 20 persen. Hal ini menyebabkan pasar akan bergerak ke keseimbangan pasar baru di 2013.

Menurut dia, kenaikan harga yang signifikan hanya terjadi di segmen menengah atas, dan terjadi khususnya di sektor landed residensial, apartemen, dan harga sewa perkantoran.

"Itupun terjadi di beberapa lokasi sehingga tidak menggambarkan pasar properti secara menyeluruh. Dari sisi perbankan kredit, rasio kredit bermasalah pun masih di bawah 3 persen dengan rasio kredit properti terhadap keseluruhan kredit masih di bawah 15 persen, sehingga terlalu dini menyebutkan pasar properti sudah mengalami bubble," ujarnya.

Kekuatan pasar lokal

Hal terpenting, menurut Ali, yang membedakan pasar properti Indonesia dengan pasar properti di negara lain adalah bahwa pasar properti Indonesia didominasi oleh kekuatan pasar lokal. Berbeda Singapura, China, dan Vietnam serta negera-negara tetangga lain yang mengalami bubble, karena pasar properti mereka lebih banyak dikuasai oleh asing sehingga ketika terjadi krisis di negara asalnya, dan akan terpengaruh terhadap nilai properti di negara tersebut.

Ia mencontohkan kran investasi asing yang dibuka secara besar-besaran di China dan telah mengakibatkan dampak bubble bagi properti di negara asal.

"Karena patokan harga yang terjadi di sana adalah patokan harga dengan daya beli dari luar negeri yang berlipat-lipat. Akibatnya, pasar lokal tidak dapat membeli. Inilah yang merupakan bubblesebenarnya, karena rentang harga terjadi sangat tinggi," kata Ali.

Berbeda lagi dengan kasus sub-prime mortgage di Amerika yang tidak bisa disamakan dengan kasus di Indonesia dan sangat jauh berbeda karena fundamental kredit KPR di Indonesia relatif masih konvensional. Adapun pasar KPR di AS diperjualbelikan berkali-kali dalam sistem derivatif saham sehingga menyebabkan harga menjadi berlipat-lipat dari aslinya.

"Begitu pasar saham anjlok, maka gelembung properti akan meletus dan menghantam pasar perumahan di sana," ucapnya.






Tanpa Pesaing, KAGUM tidak akan berkembang



Bermula dari berbisnis pakaian dan jins di Bandung, kini Kagum Group telah jauh berkembang. Selain fashion, Kagum Group juga terjun ke bisnis properti, apartemen, dan penerbangan. Nah, apa kiat dan rencana ekspansi berikutnya dari kelompok bisnis ini? Wartawan KONTAN Fransiska Firlana mewawancarai
 Henry Husada, Presiden Direktur Kagum Group, di kantornya di Kota Kembang, Kamis (19/1) pekan lalu.
Semua berawal ketika saya menyalakan korek api. Benda sekecil itu ternyata mampu menyimpan energi luar biasa yang mampu mengobarkan api yang besar. Saya ingin seperti korek api, biar kecil tapi punya pengaruh yang besar. Saya ingin “membakar” Cihampelas dengan KOREK API yang saya maknai dengan Kemajuan Organisasi Ritel dengan Efektivitas, Kreativitas, Aktualitas, Produktivitas, dan Inovatif.
Tahun 1991, setelah gagal membangun bisnis mebel, saya membuka toko ukuran 40 meter persegi di sisi kanan Jalan Cihampelas dan sepi sekali. Di toko yang saya namai Korek Api Jeans itu, saya hanya menjadi penonton orang jualan. Pemasok barang menertawai karena saking sepinya toko saya.
Bukan sakit hati, kala itu, saya justru berambisi untuk menguasai toko-toko di Cihampelas. Saya juga termotivasi untuk mencari kesalahan saya berbisnis. Dan ternyata, saya menemukannya.
Ternyata, pengunjung Cihampelas lebih suka parkir di kiri jalan dan toko di posisi itu selalu ramai. Dari situ, saya mencoba menyewa toko di sisi kiri jalan Cihampelas. Hasilnya, omzet bisnis saya memang terus berkembang, outlet Korek Api Jeans terus bertambah.
Untuk menarik wisatawan datang ke Bandung dan meramaikan Jl. Cihampelas, kami mencoba menghadirkan nuansa lain daripada yang lain. Toko-toko pakaian atau yang dikenal dengan factory outlet(FO) jaringan Korek Api saya namai dan beri sentuhan desain superhero. Ada Superman, Batman, Spiderman, sampai Hulk.
Tahun 2000, karena jaringan FO sudah banyak, saya membuat usaha dengan nama Kagum Group. Kagum sendiri bermakna Korek Api Guna Mandiri.
Saya tak mau berpuas diri, tahun 2005, ketika hotel-hotel di Bandung banyak yang tutup, saya justru mencoba membangun hotel. Bukan tanpa perhitungan. Kala itu, dicanangkan proyek jalan tol Cipularang untuk memudahkan akomodasi acara Konferensi Asia Afrika alias KAA. Dengan akses tersebut, warga Jakarta yang ingin ke Bandung tentu lebih mudah. Dengan adanya KAA, tentu tingkat kunjungan ke Bandung juga banyak.
Tak mau kehilangan momentum, saya membangun Hotel Grand Serela. Saya dianggap gila, karena justru dengan adanya tol itu, menurut banyak orang, pelancong dari Jakarta bakal cenderung melakukan perjalanan pulang pergi dari Jakarta-Bandung dalam sehari. Alhasil, bisnis hotel akan sepi. Tapi saya punya pemikiran, sekalipun ada pengunjung Bandung yang pulang ke Jakarta, pasti akan ada yang memilih untuk bermalam di Bandung.
Kagum Group menargetkan dalam waktu lima tahun, antara periode 2005 hingga 2010, harus bisa membangun 10 hotel dengan tingkat hunian cukup tinggi, sampai 80%. Hotel yang kami bangun rata-rata bintang 4 supaya bisa dijangkau semua segmen. Hingga sekarang, Kagum Group memiliki 12 hotel, tak hanya di Bandung, tetapi juga 
di Bali dan Cirebon.
Hotel yang kami miliki antara lain Grand Seriti, Banana Inn, Golden Flower, Carradin, Amarossa, Gino Feruci, Verona Palace, Grand Serena Kuta, Malaka, dan Grand Tjokro.
Bisnis fashion dengan hotel tentu saling bersinergi satu sama lain untuk mendukung Bandung sebagai kota tujuan wisata. Kagum pun mengembangkan sayap bisnis lain untuk mendukung pariwisata Bandung, yaitu bisnis kuliner. Kagum punya King Dynasty, Zombue Cafe, dan The Centrum sebagai cabang bisnis kuliner.
Cukup sampai di situ? Oh, tentu tidak.
Saya mengoleksi ratusan patung gajah bukan tanpa maksud. Filosofi gajah itu kuat dan tangguh, saya ingin Kagum menjadi perusahaan yang kuat dan tangguh serta mampu menyedot peluang bisnis menjadi kenyataan. Oleh karenanya, untuk mendukung dan mempertahankan kelanggengan bisnis fashion, hotel, dan kuliner kami harus membuka bisnis pendukung lainnya.
Membangun sebuah bisnis itu mudah dibandingkan mempertahankannya. Harus ada akses kemudahan menikmati wisata belanja di Bandung.
Saya berpikir, saat ini bukan zamannya lagi meeting antarkota, tapi meeting antarnegara. Orang Jakarta sudah banyak ke Bandung.
Nah, sekarang, kita harus bisa menggaet wisatawan dari luar negeri. Paling tidak dari Malaysia dan Singapura.
Caranya? Kagum Group membeli dua pesawat BAe 146 yang diberi nama Heritage Air dengan rute penerbangan Bandung–Malaka dan Kuala Trengganu.
Dengan kemudahan transportasi dan magnet pendukung wisata, turis pun tertarik datang. Naik pesawat kita, belanja dan makan di kita, dan menginap juga di hotel kita. Cocok, bukan?
Artinya, ketika saya berambisi mendukung Bandung sebagai kota wisata belanja, langkah itu harus saya ikuti dengan inovasi yang bisa mendukung terwujudnya cita-cita itu. Pada prinsipnya, saya berkarya dan harus bermanfaat bagi orang banyak. Yang ramai bukan hanya bisnis milik Kagum, tapi juga semua orang merasakan dampak positif dengan majunya pariwisata Bandung.
Saya senang pesaing bermunculan. Dengan banyaknya pemain di bidang fashion, hotel, atau kuliner, tentu hal itu akan semakin meramaikan Bandung. Wisatawan lokal atau mancanegara akan lebih senang karena banyak pilihan.
Seandainya tidak ada pesaing, Kagum tidak akan berkembang seperti ini.
Agresif di properti dan hotel
Karena ingin berkarya dan bermanfaat untuk orang banyak, Kagum hadir dengan membangun apartemen untuk kalangan menengah. Apartemen yang kami miliki antara lain City Light Hotel, Grand Asia Afrika Residence, Grand Dago Apartment, The Jarrdin Apartment, dan MT Haryono Residence. Harga yang ditawarkan sekitar Rp 200 juta.
Sejak tahun 2010, saya menyerahkan divisi fashion Kagum Group pada Resti Stephanie Husada, anak kedua saya. Tak ada target soal penambahan FO. Yang jelas, kami akan fokus dan mengoptimalkan 23 FO yang sudah ada, supaya hasilnya lebih optimal.
Demikian pula dengan bisnis penerbangan. Belum ada ekspansi yang signifikan. Kami fokus memaksimalkan dua pesawat kami.
Tahun ini saya sedang menyiapkan suatu gebrakan baru dalam bisnis transportasi yang akan memberikan kemudahan akses bagi semua orang Indonesia. Tunggu saja, saya belum bisa mengungkapkan sebelum semuanya siap. Yang jelas, kejutan itu akan hadir tahun ini juga.
Tahun ini, saya juga akan fokus untuk mengembangkan bidang properti dan hotel. Setidaknya, akan ada 13 hotel baru yang akan dibuka tahun ini dan awal tahun depan. Dari jumlah itu, enam hotel di Bandung dan tujuh hotel di Bali.
Lagi-lagi, saya tidak mau kehilangan momentum. Tahun 2013, di Nusa Dua Bali akan diselenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi APEC. Saya mengejar pembangunan hotel di sana supaya bisa selesai tepat waktu. Total akan dibangun 600 kamar dengan investasi sebesar Rp 800 juta per kamar.
Di bisnis apartemen, kami akan menambah 10.000 unit tahun ini di empat lokasi di Bandung, masing-masing lokasi berisi 2.500 unit dengan nilai jual Rp 200 juta per unit. Artinya, target omzet satu lokasi sebesar Rp 500 miliar.
Saat ini, Kagum fokus dalam pengembangan bisnis di dalam negeri, karena memang ingin menarik wisatawan asing ke dalam negeri. Kami aktif berpromosi ke luar, dan hasilnya tamu hotel kami tidak hanya dari Malaysia dan Singapura, tetapi juga dari negara di wilayah Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Tren Apartemen Meningkat, Kompensasi Parahnya Kemacetan


JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar residensial selama triwulan 2011 ini dilaporkan tumbuh secara positif. Ke depan, tren penjualan apartemen akan meningkat sebagai kompensasi makin parahnya kemacetan lalu lintas di Jakarta.
Tren ini sebagai kompensasi dari semakin parahnya kemacetan lalu lintas di ibukota. Tren ini mengemuka, karena tidak ada solusi mengatasi kondisi kemacetan.
-- Anton Sitorus
Anton Sitorus, Head of Research Jones Lang LaSalle – Procon mengatakan, tren ke depan untuk penjualan kondominium sangat diminati. Hal ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan akan hunian yang dekat dengan tempat beraktivitas, seperti kantor atau sekolah.
"Tren ini sebagai kompensasi dari semakin parahnya kemacetan lalu lintas di ibukota. Tren ini mengemuka, karena tidak ada solusi mengatasi kondisi kemacetan," katanya kepadaKOMPAS.com, Rabu (12/10/2011).
Dia menambahkan, total penjualan kondominium baru dalam sembilan bulan pertama 2011 telah mencapai 6.000 unit.
"Bila dibandingkan dengan tahun lalu, secara keseluruhan hanya mencetak penjualan sebanyak 3.760 unit," ujarnya.
Saat ini, permintaan masih terkonsentrasi pada pasar kelas menengah atas. Ke depan, untuk menarik minat pasar, rentang harga dipasang pada harga Rp 400 - Rp 800 Juta.
"Pengembangan hunian untuk kelas menengah bawah terkendala harga tanah yang semakin tinggi. Tapi, bisa jadi, rusunami atau anami menjadi alternatif pasar ke depan," katanya.
Dalam laporan triwulan III tahun 2011, konsultan properti Jones Lang LaSalle – Procon memaparkan tren tinggal di kota kini tak sekedar pilihan. Tren ini didukung data yang dirilis Dinas Perhubungan DKI Jakarta, bahwa pada 2002 perjalanan komuter Jakarta-Bodetabek mencapai 7,3 Juta perjalanan/hari, tahun 2010 meningkat menjadi 9,9 juta perjalanan/hari, dan diprediksi pada tahun 2020 meningkat menjadi 13 juta perjalanan/hari.
Sementara itu, dari data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, jumlah kendaraan pribadi meningkat tidak seimbang dengan pertumbuhan jalan di Jakarta. tercatat tahun 2010, kepemilikan kendaraan pribadi mencapai 11 juta unit, dengan kepemilikan mobil pribadi sebanyak 3.118.050 dan sepeda motor sebanyak 8.244.346. 
link : http://properti.kompas.com/read/2011/10/13/0922094/Tren.Apartemen.Meningkat.Kompensasi.Parahnya.Kemacetan.




BISNIS PENGELOLAAN SEWA APARTEMEN DI BANDUNG

NASTARI PROPERTINDO Agent Property Konsultan Bisnis Investasi Property  Pengelolaan Sewa Jual Apartemen Rumah Tanah Hotel Ruko Rukan...

Entri Populer 30 Hari

Entri Populer 7 Hari

Entri Populer Semua

Powered byEMF Online Survey